Dalam rangka memperingati Hari Kartini, FMIPA Universitas Tanjungpura menghadirkan semangat emansipasi dalam wajah yang lebih kekinian. Jika dahulu Kartini memperjuangkan akses pendidikan bagi perempuan, hari ini semangat itu bertransformasi menjadi dorongan untuk berdaya saing di era digital, khususnya di bidang sains, teknologi, dan inovasi.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence, Data Science, dan Cybersecurity, perempuan tidak lagi hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta solusi. FMIPA Untan mendorong mahasiswi dan tenaga pendidiknya untuk aktif berkontribusi dalam riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis teknologi.
Tema kekinian yang diangkat tahun ini menekankan pentingnya “Perempuan Berdaya, Inovatif, dan Adaptif di Era Digital.” Hal ini sejalan dengan realitas bahwa tantangan dunia kerja kini menuntut kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta literasi digital yang tinggi. Perempuan FMIPA Untan telah menunjukkan kiprah nyata melalui berbagai penelitian, publikasi ilmiah, hingga keterlibatan dalam program-program pengembangan masyarakat berbasis sains.
Momentum Hari Kartini juga menjadi refleksi bahwa perjuangan kesetaraan belum sepenuhnya selesai. Kesenjangan representasi perempuan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) masih menjadi isu global. Oleh karena itu, FMIPA Untan terus berkomitmen menciptakan lingkungan akademik yang inklusif, suportif, dan memberikan ruang yang setara bagi seluruh civitas akademika tanpa memandang gender.
Melalui berbagai kegiatan seperti seminar, workshop, dan kampanye edukasi digital, FMIPA Untan mengajak generasi muda untuk memaknai Hari Kartini tidak sekadar seremonial, tetapi sebagai gerakan nyata dalam meningkatkan kapasitas diri. Kartini masa kini adalah mereka yang berani berkarya, berpikir maju, dan membawa perubahan melalui ilmu pengetahuan.
Sebagaimana semangat Raden Ajeng Kartini yang tertuang dalam gagasannya tentang pendidikan dan kebebasan berpikir, perempuan FMIPA Untan hari ini terus melangkah maju, menembus batas, dan menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, FMIPA Untan optimis bahwa perempuan akan terus menjadi motor penggerak perubahan di era modern—bukan hanya sebagai inspirasi, tetapi juga sebagai pemimpin masa depan.
