Pelatihan Jurnalistik telah selesai, Menteri Komunikasi dan Informasi Badan Eksekutif Mahasiswa FMIPA Untan menyampaikan 4 poin penting pesan dan harapannya kepada para peserta. Diakhir acara, dua narasumber juga menyampaikan hal serupa saat closing statment mereka, Kamis (21/11/2019).
Pelatihan Jurnalistik (Pelastik) merupakan program kerja tahunan dari Kementerian Komunikasi dan Informasi BEM FMIPA Untan yang bertujuan untuk membagikan wawasan pengetahuan dunia Jurnalistik kepada mereka yang mengikuti pelatihanya, dimana output atau target dari Kemekominfo tahun ini adala terbentuknya tim Jurnalis FMIPA Untan yang siap meliput dan menyiarkan informasi kegiatan di lingkungan Keluarga Mahasiswa dan Fakultas MIPA Untan.
Bertemakan “Upaya Meningkatkan Kreativitas Aktivis Muda di Dunia Digital”, kegiatan pelatihan diikuti oleh 51 orang mahasiswa. Pelatihan ini diselenggarakan di Gedung Kuliah Bersama A Untan, dengan mayoritas pesertanya adalah mahasiswa angkatan 2019.
Menteri Kominfo BEM FMIPA Untan, Zubair Rasyid HS, menyampaikan pesan dan harapannya untuk para peserta yang hadir, ia berharap para peserta dapat belajar dari pelatihan ini dan dapat pula merealisasikan ilmu-ilmu yang telah diperolehnya.
“Pesan saya. Pertama, semoga teman-teman yang ikut pelatihan ini benar-benar memiliki tujuan, bagi yang belum ada semoga ada setelah ini, punya keinginan menjadi seorang jurnalis. Kedua, semoga materi yang sudah diperoleh dapat membuka dan menambah wawasan teman-teman yang hadir dari awal hingga akhir acara. Ilmu yang sudah diperoleh jangan sekedar masuk telinga kanan keluar telinga kiri atau hanya sekedar untuk diri sendiri saja. Sebisanya, bagikan dan kembangkan lagi ilmunya, karena sebuah ilmu itu akan dikatakan bermanfaat jika kita kita bagikan dan berguna untuk orang lain” tegasnya.
Dua narasumber yang mengisi materi Pelastik tahun 2019 ini adalah Muhamamad Faisal,Sekretaris Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dan Jurnalis di Inews TV; dan Anggela Juniarti, Kepala Divisi Perusahaan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Untan. Materi pertama disampaikan oleh Faisal, dengan topik materinya Broadcasting (Penyiaran). Sedangkan Anggela menyampaikan materi tentang Dasar-dasar Jurnalistik, dan dipandu oleh Mida, Moderator cantik dari Jurusan Statistika angkatan 2016.
Di sesi tanya jawab, sebelum para peserta bertanya, moderator menanyakan satu pertanyaan kepada kedua narasumber, karena menurutnya jawaban dari pertanyaan tersebut sangat penting untuk diketahui oleh mahasiswa saat mereka ingin membuat caption yang baik di informasi kegiatan mereka di media sosial.
“Perihal komunikasi dan informasi dalam dunia Jurnalistik, bagaimana cara membuat caption yang baik untuk informasi kegiatan kita di kampus?” tanya Mida.
Menurut Faisal dan Anggela, caption yang baik itu harus ada unsur 5W dan 1 H, tulisannya harus sesuai dengan fakta kegiatan dan memiliki dampak kepada pembacanya, harus berhubungan dengan Lead (teras dan alinea pertama) suatu informasi berita, serta ditulis dengan isi informasi kegiatan yang detail.
Diakhir acara, moder sator meminta kepada masing-masing narasumber untuk menyampaikan closing statment terkait materi dan pengalaman mereka dalam dunia Jurnalistik.
“Terus berkarya, tulis saja apa yang ada dalam otak anda, kelak itu akan menjadi cerita. Membaca dan menulis itu sangat penting, banyak orang-orang hebat lahir dari orang-orang yang suka berpikir keras dan suka menulis” ucap Faisal.
Sedikit berbeda dengan Faisal, Anggela lebih menyampaikan tips dan trik untuk menjadi seorang Jurnalis.
“Pertama itu, banyak-banyak dengar suara orang, dengan itu kita akan tahu karakternya. Kedua, dari mendengarlah kita bisa menulis. Ketiga, untuk menulis pendukungnya adalah membaca. Agar ketiga hal tersebut dapat dilaksanakan kita harus selalu konsisten” tegasnya.
Kegiatan Pelastik diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan dari BEM FMIPA Untan kepada dua Narasumber, dan ditutup dengan doa.