Perkembangan teknologi yang pesat di era globalisasi saat ini tidak lepas dari yang namanya ilmu sains, salah satu cabang ilmu yang mempelajari mengenai pembuktian dan pengetahuan kebenaran umum dari hukum-hukum alam yang terjadi, misalnya pengetahuan yang didapatkan dan dibuktikan melalui metode ilmiah. Satu di antara pengetahuan yang melibatkan pengetahuan alam dan teknologi adalah ilmu Kimia.
Kimia merupakan ilmu yang mempelajari mengenai materi dan perubahannya. Unsur dan senyawa adalah zat-zat yang terlibat dalam perubahan kimia. Tentu saja dalam mempelajarinya dibutuhkan tingkat keterampilan berpikir yang tinggi. Ilmu sains dan teknologi juga merupakan ilmu yang menjadi konsep dasar dalam memahami fenomena-fenomena alam. Dengan memahami kedua ilmu tersebut, maka akan dengan mudah mengalami gejala-gejala alam dan melestarikannya. Namun, langkah langkah pelestarian terhadap sumber daya alam melalui pengembangan ilmu sains dan teknologi tersebut juga tidak akan memperoleh hasil yang baik tanpa dukungan dan peran aktif dari masyarakat.
Sejalan dengan pernyataan di atas, Himpunan Mahasiswa Kimia (Himki) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura mengadakan suatu kegiatan, yaitu Lomba Bidang Studi Kimia (LBSK) Tingkat SMA/MA sederajat se-Kalimantan Barat sebagai salah satu wujud upaya yang strategis, efektif, dan inovatif untuk mengajak pelajar sebagai generasi muda agar mampu berkontribusi dalam meningkatkan potensial lokal dan daya saing global melalui pengembangan ilmu sains dan teknologi dibidang kimia.
Bentuk kegiatan Lomba Bidang Studi Kimia meliputi Lomba Bidang Studi Kimia XV (LBSK XV) untuk SMA sederat se-Kalimantan Barat dan Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Nasional. Adapun tema dari LBSK tahun 2019 ini adalah “Sains dan Teknologi Sebagai Solusi Untuk Meningkatkan Potensial Lokal dan Daya Saing Global Dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045”. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalikan ilmu kimia murni FMIPA Universitas Tanjungpura kepada masyarakat Kalimantan Barat dengan menunjukkan peranan ilmu kimia dari berbagai aspek dalam memberdayakan sumber daya.
Berbeda dengan tema umum, Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Nasional pada tahun 2019 ini mengangkat tema “Peran Mahasiswa dalam Mengoptimalkan Sumber Daya Alam Berbasis Green Chemistry Menuju Revolusi Industri 4.0”. Lomba ini terdiri atas Babak Penyisihan dan Presentasi Karya Tulis Ilmiah (15 Besar)
Serangkaian kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15-17 Februari 2019 di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat, Jl. Abdul Muis, Tj. Hulu, Pontianak, Kalimantan Barat. Acara dibuka langsung oleh Dekan FMIPA Untan secara simbolis dengan pemukulan Gong.
Ketua Pelaksana, Dede Rahmad Juniardi, mengatakan bahwa Lomba Bidang Studi Kimia ini merupakan agenda tahunan dari Himpunan Mahasiswa Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura.
Pada tahun 2019 ini, agenda ini telah mencapai tahun ke-15 nya dengan upaya untuk meningkatkan potensi lokal dan daya saing global dalam mewujudkan generasi Indonesia emas 2045. Peserta yang hadir dalam kegiatan ini berjumlah 129 peserta yang mana berasal dari 12 kabupaten dan 2 kota. Adapun peserta yang hadir ini mayoritas terdiri dari sekolah-sekolah yang berasal dari Kabupaten Kubu Raya dan kota Pontianak.
Sedangkan untuk LKTI Mahasiswa Nasional, telah mencapai tahun ke-5 nya dengan peserta finalis 15 besar yang berasal dari berbagai macam universitas di Indonesia seperti ITB, UNNES, IPB, ITS, UNY, UIN Sumatera Utara, UIN Makassar, STTNBTN, UII, UNAIR, PGRI Semarang, dan lain-lain. Spesial untuk Finalis, panitia mengadakan Fieldtrip ke beberapa tempat wisata di Kota Pontianak, diantaranya adalah Taman Digulis, Masjid Raya Mujahidin, Museum Kalimantan Barat, Alun-alun Kapuas dan Tugu Khatulistiwa.
Satu diantara peserta, Fidela, mengatakan bahwa ia senang dapat ikut berpartisipasi dalam agenda besar ini dan bahkan tidak menyangka dapat meraih juara 1.
“Harapannya, kegiatan Lomba Bidang Studi Kimia ini dapat diteruskan pada tahun selanjutnya sehingga dapat mengumpulkan para pecinta kimia terutama untuk pelajar SMA di Kalimantan Barat” tutup Fidela, siswi SMA Gembala Baik Pontianak.
Pemenang LKTI:
JUARA 1 |
IKHSAN MAHFUDIN SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR BATAN |
JUARA 2 |
NICOLAS ADVENTUS DESMOND M. INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOVEMBER |
JUARA 3 |
ILMI WAHYUNI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDIN MAKASSAR |
JUARA HARAPAN 1 |
AMALIATUL FIRDAUS UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA |
JUARA HARAPAN 2 |
BIDAYATUL MAS’ULAH UNIVERSITAS AIRLANGGA |
JUARA HARAPAN 3 |
SARNO SETIAWAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG |
Pemenang LBSK Tingkat SMA/MA sederajat:
JUARA 1 |
FIDELA SMA GEMBALA BAIK |
JUARA 2 |
VIONA MARESKA SMAK IMANUEL |
JUARA 3 |
GABRELLA EVELYN SMAK IMANUEL |
JUARA HARAPAN 1 |
STEPHANIE GRACE SMAK IMANUEL |
JUARA HARAPAN 2 |
M. IQBAL ABDUL HAFIZ MAN 2 PONTIANAK |