Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memberikan kuliah umum di Universitas Tanjungpura pada Kamis 30 November 2017 dengan judul “SKK Hulu Migas Goes To Campus”. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan industri hulu migas kepada civitas akademika Universitas Tanjungpura.
Kuliah umum ini diikuti kurang lebih 300 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen dari dua fakultas yakni fakultas MIPA dan fakultas Teknik. Adapun 6 prodi yang hadir yakni Geofisika, Fisika, Kimia, Teknik Kimia, Teknik Pertambangan, dan Teknik Lingkungan.
Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Tanjungpura Bapak DR. Aswandi, menyampaikan bahwa dalam dunia kerja, bukan hanya ijazah dan indeks prestasi yang menjadi persyaratan. Kompetensi dari calon tenaga kerja menjadi sangat penting dan harus dimiliki oleh setiap calon pelamar kerja. Oleh karena itu, beliau sangat mengapresiasi kuliah umum dari SKK Migas ini dan berterimakasih kepada SKK Migas yang telah memberikan kesempatan untuk civitas akademika Universitas Tanjungpura mendapatkan wawasan tentang sektor hulu migas dan dalam rangka transfer pengetahuan dan wawasan yang mengarah kepada pembentukan kompetensi dari civitas akademik Universitas Tanjungpura.
Materi kuliah umum disampaikan oleh Bapak Rovicky Dwi Putrohari selaku Vice President New Ventures SAKA Energy Indonesia. Pembicara pertama, Bapak Sulistiya Hastuti, menjelaskan secara gamblang mengenai gambaran secara umum industri hulu migas Indonesia, kondisi cadangan migas di Indonesia, gambaran proses eksplorasi dan eksploitasi sampai dengan proses produksi. Beliau juga menjelaskan tentang tantangan dan peluang industri hulu migas masa kini dan masa depan. Kemudian dilanjutkan dengan pembicara kedua Bapak Rovicky, beliau menjelaskan tentang kegiatan operasional hulu migas, pengelolaan sumber daya migas di Indonesia, bagaimana terbentuknya migas, tantangan migas dan kebutuhan migas di Indonesia. Beliau juga menjelaskan bahwa sebagai penerus masa depan, mahasiswa memerlukan lima skill dasar diantaranya: complex problem solving, critical thingking, creativity, people management dan coordinating with otherMahasiswa harus mampu menyelesaikan permasalahan kompleks, berfikir kritis, kreatif, kemampuan manajerial dan mampu untuk bekerja sama dengan orang lain.
Sumber: physic.untan.ac.id