Disable Preloader

Detail Berita

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura (FMIPA Untan) beri pembekalan kepada calon peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) daring FMIPA 2020 melalui Webinar Series yang bertemakan “Kontribusi FMIPA Untan dalam Kondisi New Normal melalui KKM Daring COVID-19” menggunakan Aplikasi Zoom Meeting, Rabu (04/07/2020).

Webinar hari ini merupakan series pertama dari pembekalan KKM Daring FMIPA Untan, webinar series kedua akan dilanjutkan besok pagi, Pukul 09.00-12.00 WIB (05/07).

Wakil Dekan Bidang Akademik, Muliadi, S.Si., M.Si; menerangkan bahwa KKM merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus diampu oleh mahasiswa semster akhir FMIPA Untan selain mata kuliah Kerja Praktek, pada beberapa Program Studi mahasiswa diperbolehkan memilih salah satu dari 2 mata kuliah tersebut.

Muliadi menambahkan, jumlah peserta KKM juga mengalami peningkatan karena ada beberapa instansi dan perusahaan yang tidak menerima mahasiswa magang akibat pandemi COVID-19.

“Alhamdulillah kita dapat melaksanakan pembekalan KKM, jumlah peserta meningkat tajam dari tahun-tahun sebelumnya, sekitar 200-an orang” terang Muliadi.

“Hari ini pembekalan peserta, diharapkan semua peserta dapat memperhatikan dengan baik apa-apa saja yang akan dilaksanakan pada KKM nanti. Kami mengundang para pemateri untuk memberikan gambaran kepada peserta tentang apa saja kegiatan yang dapat dilaksanakan. Semoga semua peserta dapat melaksanakan KKM-nya dengan lancar dan baik serta dapat memberikan manfaat bagi mereka sendiri dan masyarakat sebagai penerimanya” tambah Muliadi.

Acara webinar dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Untan, Dr. Ir. H. Radian MS, ia menyambut baik pelaksanaan webinar daring tersebut.

“Saya menyambut baik sekali kegiatan yang dilakukan oleh Fakultas MIPA pada kondisi seperti ini. Harapannya, walaupun hanya dalam bentuk daring semoga tujuan pelaksanaannya tak begitu berbeda dengan tujuan pelaksanaan KKM normal seperti tahun-tahun sebelumnya” ujar Radian.

Dosen S2 Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian itu juga menyampaikan harapannya terhadap pelaksanaan KKM.

“KKM ini merupakan suatu jawaban, bukan pertanyaan lagi. Harapannya sebelum turun ke lapangan mahasiswa sudah mendapatkan pertanyaan permasalahan yang harus diselesaikan, sehingga di lapangan nanti tinggal menjawab permasalahannya saja” harapnya.

Webinar dibagi menjadi 3 sesi materi dan dimoderatori oleh Muhardi, S.Si., M.Si, Ketua Pelaksana KKM Daring FMIPA Untan 2020.

Materi pertama disampaikan oleh Dr. Rafdinal, S.Si., M.Si. Ia menyampaikan materi mengenai Tata kelola pelaksanaan KKM Daring FMIPA Untan tahun 2020. Doktor Rafdinal juga menjelaskan waktu kegiatan yang harus dilakukan oleh peserta KKM, Dosen Program Studi Biologi tersebut juga berharap pelaksanaan KKM Daring ini tidak hanya dijalankan sebagai kegiatan simbolis saja.

Menurut penjelasannya, peserta KKM dapat memanfaatkan waktu sekitar 8 jam perhari untuk melaksanakan program-program kegiatannya; waktu tersebut mencakup bagian kegiatan coaching, pelaksanaan program di lapangan hingga bagian pelaporan.

Disamping itu, ia dan panitia tidak menginginkan program yang dilaksanakan hanya sebatas program simbolis saja. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FMIPA Untan itu berharap mahasiswa dapat memberikan pemberdayaan kepada masyarakat. Menurut Rafdinal, masyarakat merupakan target distribusi hasil inovasi perguruan tinggi.

"Kami tidak menginginkan peserta yang melaksanakan programnya hanya sebatas pelaksanaan simbolis saja. Harapannya ada pemberdayaan dari mahasiswa, meningkatkan potensi kelompok maupun individu. Target kita adalah masyarakat, harapannya inovasi-inovasi dari perguruan tinggi dapat didistribusikan kepada masyarakat” sampai Rafdinal.

Doktor Rafdinal juga menaruh harapan besar kepada para peserta KKM agar dapat mengedukasi masyarakat; terlebih khususnya pada bidang kesehatan perihal sosialisasi pencegahan COVID-19, protokol kesehatan new normal, pemanfaatan teknologi informasi sebagai media edukasi/bisnis, dan bidang lainnya yang dapat dilakukan untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan di daerahnya.

Selanjutnya, materi kedua dipaparkan oleh Eksa Rusdiana, S.P., M.Sc, Dosen Universitas Sebelas Maret. Materinya membahas tentang Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna dalam Peningkatan Produktivitas Masyarakat di Perdesaan dengan studi kasusnya di desa daerah perbatasan Kabupaten Sambas. Sementara itu, materi terkahir disampaikan oleh Dr. –Ing. Eka Priadi, M.T., Ketua LPPM Untan dengan materi “Peran Perguruan Tinggi dalam Pembangunan Perdesaan di Kalimantan Barat”.

Domisili pelaksanaan KKM tidak hanya dilaksanakan di wilayah Kalbar saja, melainkan juga dilaksanakan di 4 wilayah lainnya yaitu Jakarta, Sumatera Utara, Kepulauan Natuna, dan Jawa Timur. Sedangkan untuk total peserta KKM Daring sendiri berjumlah 242 orang yang terdiri dari 9 kelompok, dengan 91 orang laki-laki, 151 orang perempuan, dari 9 Program Studi  di FMIPA dan didampingi 9 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Share :

Kategori Berita: Agenda