Disable Preloader

Detail Berita

Wakil Rektor Bidang Akademik Untan sampaikan harapan dan pesannya dalam acara sosialisasi Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura (FMIPA Untan), Jumat (15/1/2021).

Acara sosialiasi ini diadakan secara daring via Zoom Meeting dan disiarkan secara langsung di Channel Youtube FMIPA UNTAN, dengan total peserta yang hadir sebanyak 358 orang; termasuk dosen dan mahasiswa di lingkungan FMIPA Untan.

Dalam sambutannya, Doktor Radian berharap program ini dapat meningkatkan kompetensi dan soft skill lulusan di Universitas Tanjungpura.

“Kita bahu membahu mensukseskan program ini, karena banyak manfaatnya, ada terobosan-terobosan baru untuk meningkatkan kompetensi dan soft skill lulusan kita,” ungkapnya.

Dekan Fakultas Pertanian 2 periode lalu itu juga berharap di semester genap 2020/2021 ini fakultas Mipa dapat Kembali memberikan prioritas rekognisi bagi mahasiswanya yang berminat untuk mengikuti perkuliahan di luar kampusnya.

Kedepannya, ia juga berharap semua fakultas di Untan dapat menerapkan program ini secara masif dan terprogram. Tidak lupa, ia juga mengingatkan pentingnya program dari Kemendikbud itu.

“Harapan kita, mahasiswa yang mengikuti program ini dapat meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan soft skill. Sehingga setelah mereka tamat, mereka lebih dekat pada masyarakat dan industri,” tambahnya.

Menurutnya, program itu juga akan mempermudah mahasiswa dalam mendapatkan pekerjaan seusai menamatkan studinya bila mereka sudah dekat dengan masyarakat dan dunia industri.

Kemudian, ia juga menegaskan bahwa perlu ada kerja sama untuk perwujudan program itu, kerja sama ini harus dijalankan mulai dari tingkat fakultas, jurusan, program studi, hingga dosen pembimbing dengan mahasiswanya.

“Kita tidak mengubah kurikulum dan tidak mengubah mata kuliah, hanya saja memasukkan kegiatan di luar jadi mata kuliah. Semoga sosialisasi ini berhasil,” tegasnya.

Setelah itu, ia berpesan agar mahasiswa yang hendak mengambil program belajar di luar Untan tidak menumpuk di satu universitas saja.

“Kemudian, harapannya  nanti kalau kuliah di universitas, jangan menumpuk di satu universitas karena tujuan program ini adalah untuk meningkatkan wawasan,” tutupnya.

Di samping itu, Muliadi, S.Si., M.Si yang mengisi materi ketiga dalam acara sosialiasi itu juga menyampaikan harapannya.

“Semoga ini bisa memberikan wawasan pada kita semua,” sampainya.

Dalam slide materinya, ia menyebutkan bahwa program tersebut merupakan terobosan baru Mas Nadim di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pendaftaran PERMATA-SARI Wilayah Barat sudah dimulai sejak 11 Januari 2021 dan akan berakhir 18 Januari 2021. Program ini hanya diperuntukkan untuk mahasiswa semester 4-8 saja dengan IPK minimalnya 2,75. Selain itu, mereka juga harus mengantongi surat izin orang tua atau walinya.

“Bagi mahasiswa, merdeka belajar bukanlah suatu kewajiban tapi sifatnya ialah hak. Tapi perguruan tinggi memiliki kewajiban apabila ada mahasiswanya yang ingin mengambil haknya,” ungkap Dosen dari Jurusan Fisika itu.

Hak yang diungkapkannya meliputi hak kuliah atau belajar 3 semester di luar program studi, hak belajar di instansi atau industri, dan hak-hak lainnya yang masuk dalam program merdeka belajar.

Perlu untuk diketahui, informasi lengkap mengenai program ini dapat dilihat di Buku Panduan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. DOWNLOAD DI SINI..!!

Kemudian, untuk  mahasiswa yang ingin mendaftarkan dirinya di program tersebut, dapat mendaftar di situs PERMATA-SARI UNTAN (klik tautan ini).

Share :

Kategori Berita: Agenda