Disable Preloader

Detail Berita

Sejumlah Dosen Fakultas MIPA Universitas Tanjungpura (UNTAN) mengadakan Pengabdian pada Masyarakat (PKM) di Desa Pulau Lemukutan Kabupaten Bengkayang. Kegiatan ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan TInggi.

Tim PKM yang diketuai oleh Sukal Minsas, S.Si., M.Si beranggotakan 7 Dosen yaitu H. Afghani Jayuska, M.Si yang merupakan Dekan FMIPA Untan, kemudian turut serta Wakil dekan 1, 2 dan 3 yaitu Muliadi, M.Si., Neva Setyahadewi, M.Si dan  Dr. Rafdinal, M.Si. PKM ini juga dibantu oleh 10 Mahasiswa.

PKM ini mengusung tema “Peningkatan Kesehatan dan Pendapatan Masyarakat Desa Pulau Lemukutan di Masa Pandemi Covid 19”. Adapun di dalam PKM ini terdapat 2 program yaitu yang pertama “Pelatihan Diversifikasi Olahan Pangan Lokal Rumput laut menjadi Bingke, Bakso dan Nugget” dan yang kedua “Workshop Perizinan dan sertifikasi Halal Produk Makanan di Pulau Lemukutan”.

Fokus dari PKM ini adalah nilai tambah pangan lokal yaitu rumput laut yang didiversifikasi menjadi olahan makanan yang bernutrisi tinggi seperti pembuatan bingke, bakso dan nugget. Serta dilanjutkan dengan pengembangan olahan produk makanan yang sebelumnya sudah dikembangkan di Pulau Lemukutan seperti manisan rumput laut, stik rumput laut dan dodol/ halua rumput laut agar dapat didaftarkan menjadi olahan bersertifikasi Pirt dan sertifikasi halal agar jangkauan pasaran dapat lebih meluas baik di minimarket, supermarket dll.

Kegiatan ini di laksanakan pada tanggal 4-6 Juni 2021 di  Pulau Lemukutan. Peserta kegiatan PKM ini terdiri dari 45 orang yang beranggotakan ibu-ibu PKK Desa Pulau Lemukutan. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Pulau Lemukutan. Pelaksanaan PKM tetap mematuhi Protokol Keshatan seperti pemggunaan masker, pemakaian handsanitizer dan menjaga jarak.

Sukal minsas, S.Si., M.Si sebagai pemateri menyatakan nutrisi rumput laut sangat bagus untuk kesehatan seperti Vitamin K, Kalsium, zat besi, serat asam lemak omega 3 dan yodium. Sehingga dengan diversi olahan rumput laut,  memudahkan asupan nutrisi yang dapat meningkatkan daya imun tubuh.

Selain itu juga olahan rumput laut membuka peluang untuk usaha yang besar agar dapat dikomersilkan sebagai oleh-oleh khas Pulau Lemukutan. Pulau yang terletak di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Bengkayang itu merupakan salah satu ekowisata bahari yang banyak dikunjungi oleh daerah setempat bahkan luar kota.

Selain itu juga Hj. Nora Idiawati, M.Si sebagai pemateri terkait prosedur perizinan dan sertifikasi halal produk makanan yang juga merupakan Direktur LPPOM MUI Kalimantan Barat Periode 2008-2016 menyatakan bahwa Lemukutan merupakan daerah ekowisata bahasi yang potensial untuk keamanan pangan dan sertifikasi halal perlu diperhatikan. Bedasarkan pengamatan UMKM pangan masih sedikit sekali yang memiliki PIRT bahkan tidak ada satupun yang yang memiliki sertifikasi halal, maka perlu diperhatikan dan fasilitasi oleh pemerintah setempat yang berkaitan.

Sementara itu, Kepala Desa Pulau Lemukutan Bapak Ahmad Yusuf sangat menyambut baik acara PKM ini yang diselenggarakan oleh Dosen Fakultas FMIPA Universitas Tanjungpura. Ia berharap kegiatan ini dapat berlanjut dengan pengembangan rumput laut dengan tema yang lain. Begitu juga antusiasme dari peserta yaitu ibu-ibu PKK yang mengharapkan usaha UMKM bidang pangan di Desa Pulau Lemukutan dapat difasilitasi oleh Pemerintah Daerah dalam Pengurusan sertifikat halal sesuai dengan UU RI No. 33 Tahun 2014 tentang jaminan produk halal.

Dalam kegiatan tersebut juga digelar pelatihan untuk pembuatan olahan pembuatan bingke, bakso dan nugget sehingga peserta dapat mempraktikkan langsung di Balai Desa Pulau Lemukutan. Praktik ini juga dikuatkan dengan kit pelatihan dalam bentuk buku  yang berisikan resep dan tata cara pembuatan olahan rumput laut kemudian pelatihan ini juga di kuatkan dengan video tutorial pembuatan olahan tersebut.

Tujuannya agar mempermudah peserta untuk mengulang di rumah atau memungkinkan untuk dilanjutkan sebagai sebuah ide usaha. Sebelum dilaksanakan praktik juga di lakukan pengarahan dan sosialisasi yang interaktif yang memberikan waktu secara leluasa kepada peserta dan pemateri untuk tanya jawab dan share pengalaman serta problematikanya. Pada saat itu juga pemateri langsung memberikan jawahan dan solusinya, sehingga membuat kegiatan PKM menjadi lebih bersemangat.

 

(Panitia PKM FMIPA Untan)

Share :

Kategori Berita: Agenda